Berbagi Ilmu Bersama Pasti Bisa

Sabtu, 10 Oktober 2020

Akuaponik Adiwiyata

 Perubahan budaya atau aspek sosial ternyata mengubah cara pandang. Jaman dahulu, manusia mencukupi kebutuhan pangan dengan cara berburu. Setelah lewat era itu, kebutuhan pangan diusahakan dengan cara bercocok tanam. Hingga saat ini perkembangan jaman semakin meningkat. Teknologi pangan sudah sedemikian maju. Dari sekian banyak pangan yang dimakan oleh manusia ternyata masih banyak yang berasal dari muka bumi atau belum tergantikan oleh produk digital.

Berawal dari ‘mimpi’ untuk Indonesia sejahtera, cerdas, sehat dan bahagia; kegiatan sehari-hari menjadi terkonsentrasi di bidang agribisnis, termasuk diskusi seputar potensi alam untuk memenuhi kebutuhan pangan berbasis rumah tangga, terutama di daerah perkotaan. Hal ini karena selama ini warga perkotaan sudah tidak mengetahui agrikultur akibat ‘dilayani’ dari desa maupun negara lain. Bukan hanya itu keterbatasan lahan dan perawatan tanaman juga menjadi salah satu kendala yang menjadi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat sekarang (bukan hanya warga kota).

Sistem pertanian akuaponik dapat dijadikan pilihan dalam pemanfaatan lahan yang terbatas. Akuaponik merupakan perpaduan teknik budaya yang memadukan sayuran dan ikan di satu tempat dengan resirkulasi air. Karena dapat diterapkan dilahan terbatas, teknik ini cocok untuk urban farming atau bercocok tanam di perkotaan yang peduli terhadap lingkungan sehat

Dengan dikenalkan program akuaponik ini kepada peserta didik mampu membangkitkan minat untuk memiliki keterampilan abad 21 yang di istilahkan dengan 4C, yaitu communication (komunikasi), collaboration, (kolaborasi), critical thinking and problem solving (berpikir kritis dan pemecahan masalah), dan creativity and innovation (kreativitas dan inovasi). Pengetahun dan wawasan peserta didik juga akan bertambah dan dapat dipraktekkan dalam berwirausaha di kemudian hari. Berikut Dokumentasinya:







Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Definition List

Unordered List

Support